Analisis Deskriptif Dukungan Sosial yang Diperoleh Caregiver Informal dalam Perawatan Lansia dengan Penyakit Kronis

  • Yustina Emi Setyobudi STIKes Panti Waluya Malang
  • Monika Luhung STIKes Panti Waluya Malang
  • Anang Nurwiyono STIKes Panti Waluya Malang

Abstract

Prevalensi lansia di tingkat global dan nasional terus meningkat, sehingga kebutuhan perawatan jangka panjang, terutama bagi lansia dengan penyakit kronis, juga semakin besar. Caregiver informal memiliki peran penting dalam perawatan lansia, namun sering menghadapi beban fisik, emosional, dan sosial. Dukungan sosial merupakan faktor protektif yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis caregiver dan kualitas perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran dukungan sosial yang diterima caregiver informal dalam merawat lansia dengan penyakit kronis di Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Desain penelitian adalah cross-sectional dengan metode deskriptif. Populasi penelitian ini berjumlah 85 responden. Sampel berjumlah 85 caregiver informal, teknik sampling dalam penelitian ini adalah total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar caregiver berjenis kelamin perempuan (83,5%), berusia 36–55 tahun, dan mayoritas tinggal serumah dengan lansia (77,6%). Tingkat dukungan sosial yang diperoleh responden bervariasi, dengan 57,6% berada pada kategori tinggi, 34,1% sedang, dan 8,2% rendah. Sumber utama dukungan berasal dari keluarga (87,1%), kemudian seseorang spesial atau significant others (64,7%), sementara dukungan dari teman relatif rendah (22,4%). Hal tersebut menunjukkan bahwa caregiver informal di Desa Gunungronggo memperoleh dukungan sosial yang baik, khususnya dari keluarga, yang berperan besar dalam menjaga ketahanan psikologis dan efektivitas caregiving. Namun, rendahnya dukungan dari teman menunjukkan adanya keterbatasan jejaring sosial di luar keluarga. Oleh karena itu, perlu melaksanakan pembentukan komunitas caregiver berbasis desa serta peningkatan peran kader kesehatan untuk memperkuat dukungan sosial, mencegah isolasi, dan mengurangi beban caregiver.


Kata kunci: lansia, caregiver informal, dukungan sosial, penyakit kronis

References

1. Kementerian Kesehatan RI. Panduan Praktis Untuk Caregiver Dalam Perawatan Jangka Panjang Bagi Lanjut Usia. Vol. b. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2019. vi + 142.
2. Vinsur EYY, Luhung M. Depresi, Ansietas, Stres Pada Pengasuh Lansia Penyakit Kronis. J Keperawatan Malang. 2023;8(2):454–64.
3. Gable SL, Bedrov A. Social isolation and social support in good times and bad times. Curr Opin Psychol [Internet]. 2022;44:89–93. Available from: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2352250X21001603
4. Amalia A, Rahmatika R. Peran Dukungan Sosial bagi Kesejahteraan Psikologis Family Caregiver Orang dengan Skizofrenia (ODS) Rawat Jalan. J Ilmu Kel dan Konsum. 2020;13(3):228–38.
5. Adelman RD, Tmanova LL, Delgado D, Dion S, Lachs MS. Caregiver burden: A clinical review. JAMA - J Am Med Assoc. 2014;311(10):1052–60.
6. Hiel L, Beenackers MA, Renders CM, Robroek SJW, Burdorf A, Croezen S. Providing personal informal care to older European adults: Should we care about the caregivers’ health? Prev Med (Baltim) [Internet]. 2015;70:64–8. Available from: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S009174351400396X
7. Pinquart M, Sörensen S. Differences Between Caregivers and Noncaregivers in Psychological Health and Physical Health: A Meta-Analysis. Psychol Aging. 2003 Jun 1;18:250–67.
8. Zarit SH, Todd PA, Zarit JM. Subjective burden of husbands and wives as caregivers: a longitudinal study. Gerontologist. 1986 Jun;26(3):260–6.
9. Cohen S, Wills TA. Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychol Bull. 1985 Sep;98(2):310–57.
10. Zimet GD, Dahlem NW, Zimet SG, Farley GK. The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. J Pers Assess. 1988;52(1):30–41.
11. Setyobudi YE. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kemandirian Keluarga Merawat Lansia Penyakit Kronis pada Era Pandemi Covid-19 di Puskesmas Bareng Kota Malang. Universitas Brawijaya Malang; 2022.
12. Joling KJ, O’Dwyer ST, Hertogh CM, Van Hout HP. The impact of social support on caregiver burden in dementia care: a cross-sectional study. Int Psychogeriatr. 2015;27(8):1353–62.
13. Northouse LL, Katapodi MC, Song L, Zhang L, Mood DW. Interventions with family caregivers of cancer patients: meta-analysis of randomized trials. CA Cancer J Clin. 2010;60(5):317–39.
14. Suter E, Oelke N, Adair C, Armitage G. Ten Key Principles for Successful Health Systems Integration. Healthc Q. 2009;13 Spec No:16–23.
15. de Carvalho IA, Epping-Jordan J, Beard JR. Integrated Care for Older People. Practical Issues in Geriatrics. 2019. 185–195 p.
16. Viswanathan M, Kraschnewski J, Nishikawa B, Morgan LC, Thieda P, Honeycutt A, et al. Outcomes of community health worker interventions. Evid Rep Technol Assess (Full Rep). 2009 Jun;(181):1–144, A1-2, B1-14, passim.
17. Rasyida ZM, Silviani NE, Mildawati R, Puspitosari DR. Dukungan Psikososial Terhadap Beban Keluarga Pengasuh Pasien Stroke. J PIKes Penelit Ilmu Kesehat. 2023;4(1):26–34.
18. Kaakinen JR, Coehlo DP, Steele R, Robinson M. Family Health Care Nursing : Theory, Practice, and Research. Sixth Edit. Philadelphia: F. A Davis Company; 2018. 1–665 p.
Published
2025-12-31
How to Cite
SETYOBUDI, Yustina Emi; LUHUNG, Monika; NURWIYONO, Anang. Analisis Deskriptif Dukungan Sosial yang Diperoleh Caregiver Informal dalam Perawatan Lansia dengan Penyakit Kronis. JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), [S.l.], v. 16, n. 2, p. 249-254, dec. 2025. ISSN 2549-9408. Available at: <https://ilkeskh.org/index.php/ilkes/article/view/457>. Date accessed: 15 june 2026. doi: https://doi.org/10.35966/ilkes.v16i2.457.