Hubungan Self-Efficacy Dengan Self-Management Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkanhurip Kabupaten Bandung

  • Monika Ginting Institut Kesehatan Immanuel
  • Saur Mian Sinaga
  • Khaila Salsabila
  • Roselina Tambunan
  • Srihesty Manan

Abstract

Abstrak


Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini dengan prevalensi yang terus meningkat. Pengelolaan mandiri penting untuk mencegah komplikasi, namun seringkali penderita kurang yakin melaksanakannya secara konsisten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan self-management pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkanhurip, Kabupaten Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel ditentukan dengan teknik total sampling, 85 penderita hipertensi berusia 18-59 tahun. Instrumen yang digunakan adalah General Perceived Self-Efficacy Scale dan Persian Hypertension Self-Management Questionnaire. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki self-efficacy tinggi (81%) dan self-management baik (78%). Diperoleh nilai p<0,001 dengan r=0,609, menandakan hubungan kuat dan positif. Disimpulkan bahwa Self-efficacy berhubungan signifikan dengan Self-management pada penderita hipertensi. Temuan ini merekomendasikan pengembangan edukasi kesehatan dengan dukungan keluarga dan motivasi untuk memperkuat self-efficacy sehingga penderita hipertensi mampu mengelola penyakit secara optimal.


 

Published
2026-06-29
How to Cite
GINTING, Monika et al. Hubungan Self-Efficacy Dengan Self-Management Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkanhurip Kabupaten Bandung. JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), [S.l.], v. 17, n. 1, p. 80-93, june 2026. ISSN 2549-9408. Available at: <https://ilkeskh.org/index.php/ilkes/article/view/476>. Date accessed: 29 june 2026. doi: https://doi.org/10.35966/ilkes.v17i1.476.