Kekurangan Energi Kronik Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil

  • Erwinda Surya Nigrum POLTEKKES KEMENKES MALANG
  • Indah Rahmaningtyas
  • Rahajeng Siti Nur Rahmawati
  • Ririn Indriani

Abstract

Anemia dan kekurangan energi kronis biasanya mempengaruhi 32–73% kehamilan di seluruh dunia. Mengacu Survei Kesehatan Indonesia 2023, 4,3% ibu hamil di Indonesia merasakan anemia dan 13,2% merasakan kekurangan energi kronis. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah prevalensi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, mempunyai hubungan dengan Kekurangan Energi Kronis. Penelitian ini memakai metodologi cross-sectional, desain analitik, serta metode kuantitatif. Ibu hamil trimester ketiga yang diperiksa di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, menjadi sampel penelitian. Metode pengambilan sampel yang dipakai ialah Simple Random Sample. Kadar hemoglobin diperiksa dan lingkar lengan atas diukur untuk meraih data. Uji Spearman Rank dipakai pada analisis data untuk mengetahui apakah anemia serta kekurangan energi kronis mempunyai hubungan. Mayoritas responden pada Kekurangan Energi Kronis mempunyai kadar hemoglobin di bawah  normal, mengacu temuan penelitian. Penelitian tersebut mengungkapkan nilai p yakni 0,013 di bawah  0,05, yang memperlihatkan korelasi signifikan pada kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Mojo, Kabupaten Kediri, dengan Kekurangan Energi Kronis. Hasil ini memperlihatkan terkait anemia lebih umum terjadi pada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis. Maka sebabnya, pada upaya pencegahan anemia, diperlukan intervensi gizi serta pemantauan rutin status gizi ibu hamil.

References

[1]. E. Widya Larasati, “Hubungan antara Kekurangan Energi Kronis (KEK) terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di RSKDIA Siti Fatimah Makassar 2018,” J. Kesehat. Delima Pelamonia, vol. 2, no. 2, hal. 131–134, 2018, doi: 10.37337/jkdp.v2i2.79.
[2]. I. Farahdiba, “Hubungan Kekurangan Energi Kronis (Kek) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Primigravida Di Puskesmas Jongaya Makassar Tahun 2021,” J. Kesehat. Delima Pelamonia, vol. 5, no. 1, hal. 24–29, 2021, doi: 10.37337/jkdp.v5i1.213.
[3]. B. T. Carolin, “Analisis Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Mauk Kabupaten Tangerang,” J. Kebidanan, vol. 11, no. 1, hal. 34–41, 2022, doi: 10.35890/jkdh.v11i1.194.
[4]. Kemenkes, “Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI),” Kemenkes, hal. 235, 2023.
[5]. T. Kusumastuti, D. P. Putri, C. P. Eliza, A. N. Hanifah, dan F. Nurcandra, “Kek Pada Ibu Hamil : Faktor Risiko Dan Dampak,” J. Kesehat. Tambusai, vol. 4, no. 3, hal. 2719–2726, 2023.
[6]. I. P. Fitriah et al., “Anemia Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil,” Jik J. Ilmu Kesehat., vol. 7, no. 1, hal. 124, 2023, doi: 10.33757/jik.v7i1.704.
[7]. A. Amini, C. E. Pamungkas, dan A. P. H. P. Harahap, “Usia Ibu Dan Paritas Sebagai Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan,” Midwifery J. J. Kebidanan UM. Mataram, vol. 3, no. 2, hal. 108, 2018, doi: 10.31764/mj.v3i2.506.
[8]. S. Hayati, H. Al Fatih, dan N. Cahyati, “Hubungan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Margahayu Raya Kota Bandung,” J. Keperawatan BSI, vol. 8, no. 2, hal. 205–214, 2020.
[9]. R. T. N. E. U. Rahmawati, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe,” Ensiklopedia J., vol. 6, no. 2, hal. 76–82, 2024.
[10]. Y. P. Hanie Kusuma Wardani, Hanni Prihhastuti Puspitasari, “Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dengan Patuh Minum Obat Tablet Tambah Darah,” Pharm. Educ., vol. 23(4), hal. 140 – 144, 2023.
[11]. A. N. Rahayu dan W. Purnomo, “Faktor-Faktor Yang Mempunyai hubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis Pada Wanita Hamil di Indonesia,” 2024, vol. 7, no. 3, hal. 562–568, 2024.
[12]. I. Fitrianingtyas, F. D. Pertiwi, dan W. Rachmania, “Faktor-Faktor Yang Mempunyai hubungan Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (Kek) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Warung Jambu Kota Bogor,” Hearty, vol. 6, no. 2, 2018, doi: 10.32832/hearty.v6i2.1275.
[13]. W. Mandella, N. Veronica, dan L. L. Sari, “Faktor-Faktor Yang Mempunyai hubungan Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan,” J. Vokasi Kesehat., vol. 2, no. 1, hal. 33–42, 2023, doi: 10.58222/juvokes.v2i1.148.
[14]. E. Sendra et al., “Ensiklopedia of Journal ANALISIS HUBUNGAN KEPATUHAN TABLET FE DENGAN ANEMIA BUMIL,” Ensiklopedia J., vol. 7, no. 2, hal. 180–184, 2025.
[15]. I. Nurhayati, A. R. Hidayat, dan T. Hartati, “Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kekurangan Energi Kronis (Kek) Di Klaten,” J. Ris. Gizi, vol. 8, no. 1, hal. 48–51, 2020, doi: 10.31983/jrg.v8i1.5612.
[16]. N. Siregar, L. Pebrianthy, M. A. Harefa, I. Arbaiyah, dan S. Saragih, “Hubungan Budaya Makan dan Ekonomi Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik ( KEK ) Riset Kesehatan Dasar ( Riskesdas ) Indonesia , proporsi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis ( KEK ) memperlihatkan tren peningkatan disandingkan tahun-tahun seb,” vol. 3, no. 2, hal. 63–69, 2024.
[17]. S. M. Rafiani, N. I. Qariati, dan S. Anggraini, “Hubungan Usia Dan Status Pekerjaan Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (Kek) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sei Mesa Kota Banjarmasin Tahun 2020,” jurnalKesehatan Masy., vol. 2, no. 1, hal. 1–8, 2020.
[18]. Ismiati, “Hubungan Usia Kehamilan, Paritas, Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil,” J. Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796, vol. 5, no. 1, hal. 297–307, 2024, doi: 10.36312/jcm.v5i1.2702.
[19]. D. E. Rahayu, “Efektifitas Pemberian Jus Jambi Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trisemester II dengan Anemia,” J. Pendidik. Kesehat., vol. 9, no. 1, hal. 65, 2020, doi: 10.31290/jpk.v9i1.1504.
[20]. N. Imas, Nelasari, dan A. Nency, “Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe, Sumber Informasi dan Kunjungan ANC Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III,” Indones. J. Midwifery Sci., vol. 1, no. 2, hal. 67–73, 2022, doi: 10.53801/ijms.v1i2.40.
[21]. H. Khatimah, D. Setiawati, dan N. Haruna, “Hubungan Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester Ketiga,” UMI Med. J., vol. 7, no. 1, hal. 10–19, 2022, doi: 10.33096/umj.v7i1.152.
[22]. Ratna Puspita Sari, Susanti Pratamaningtyas, dan Dwi Estuning Rahayu, “Anemia in Pregnant Women Correlated with The Estimated Fetal Weight,” J. Ners dan Kebidanan (Journal Ners Midwifery), vol. 11, no. 1, hal. 068–074, 2024, doi: 10.26699/jnk.v11i1.art.p068-074.
[23]. K. Anemia dan P. Ibu, “Dikirim, Sept 21,” vol. 15, no. 2, 2021.
[24]. A. Vira, N. Mutoharoh, dan S. Indarjo, “HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH RESEARCH AND DEVELOPMENT Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil,” vol. 8, no. 1, hal. 22–30, 2024.
[25]. Y. N. Asiyah, H. Windayanti, A. Arsfandi, I. Permata, dan K. K. Penyebab, “Studi Literature Penyebab Anemia pada Ibu Hamil Trimester III,” vol. 1, no. 2, hal. 686–695, 2022.
[26]. S. Subriah, I. D. Safitri, S. Umar, dan D. Saadong, “Kurang Energi Kronis Mempunyai hubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil,” J. Kebidanan Malakbi, vol. 2, no. 2, hal. 30, 2021, doi: 10.33490/b.v2i2.383.
[27]. A. Lailah dan S. Mudlikah, “Hubungan Indeks Massa Tubuh ( IMT ) Dengan Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Sekapuk Ujung Pangkah Gresik,” vol. 4, no. 1, hal. 24–32, 2025.
[28]. R. Indriyani, “Peningkatan Perilaku Pencegahan KEK ( Kekurangan Energi Kronik ) Pada Ibu Hamil Improving KEK ( Chronic Energy Deficiency ) Prevention Behavior in Pregnant negara-negara ASEAN yakni berada di ( Kementerian Kesehatan Republik memburuk,” vol. 3, no. 1, 2024.
Published
2026-06-24
How to Cite
NIGRUM, Erwinda Surya et al. Kekurangan Energi Kronik Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), [S.l.], v. 17, n. 1, p. 71-79, june 2026. ISSN 2549-9408. Available at: <http://ilkeskh.org/index.php/ilkes/article/view/499>. Date accessed: 24 june 2026. doi: https://doi.org/10.35966/ilkes.v17i1.499.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>