Efektivitas Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Video Untuk Meningkatkan Pengetahuan Nutrisi Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

  • Nur Ainy Laily Poltekkes Kemenkes Malang
  • Sumy Dwi Antono
  • Susanti Pratamaningtyas
  • Ira Titisari

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan global yang masih tinggi, terutama di Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya asupan gizi selama kehamilan, khususnya dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi memegang peranan penting dalam pencegahan stunting sejak dini. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel terdiri dari 40 ibu hamil trimester I di Puskesmas Pesantren I Kota Kediri. Intervensi dilakukan melalui video edukasi tentang gizi selama kehamilan. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner tervalidasi, dan dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Nilai Z hitung = -5,530 dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan cukup (65%). Setelah intervensi, seluruh responden (100%) meningkat ke kategori pengetahuan baik. Kesimpulan: Edukasi menggunakan media video terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi kehamilan, yang berkontribusi terhadap pencegahan stunting melalui perubahan perilaku konsumsi gizi yang lebih baik.


 

References

Aisah, Siti, Suhartini Ismail, dan anI Margawati. 2021. “Edukasi Kesehatan dengan Media Video Animasi: Scoping Review.” Jurnal Perawat Indonesia 5(1). doi:10.32584/jpi.v5i1.926.
[2]. Asian Development Bank. 2024. “Asian Development Bank.” https://kidb.adb.org/explore.
[3]. Kemendagri. 2024. “Dashboard Prevalensi.” https://aksi.bangda.kemendagri.go.id/emonev/DashPrev.
[4]. Notoadmodjo, Soekidjo. 2014. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
[5]. Sumiranto, Ricky Agung, Intan Nur Farida, dan Siti Rochana. 2024. “Analisis Faktor Penyebab Anak Beresiko Stunting Usia 0-24 Bulan.” Hlm. 1290–97 dalam Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi). Vol. 8.
[6]. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). 2022. “Hasil Survei Status Gizi Indonesia.”
[7]. Tiwery, Indah Benita. 2024. “Perbedaan Perkembangan Personal Sosial Dan Bahasa Pada Balita Berdasarkan Status Stunting.” Bookchapter Stunting. https://bookchapter.optimalbynfc.com/index.php/stunting/article/view/24.
[8]. TNP2K. 2017. 100 KABUPATEN/KOTA PRIORITAS UNTUK INTERVENSI ANAK KERDIL (STUNTING). Jakarta Pusat: Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia.
[9]. WHO. 2024. “Syphilis.” https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/syphilis.
Published
2026-07-06
How to Cite
LAILY, Nur Ainy et al. Efektivitas Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Video Untuk Meningkatkan Pengetahuan Nutrisi Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), [S.l.], v. 17, n. 1, p. 173-180, july 2026. ISSN 2549-9408. Available at: <https://ilkeskh.org/index.php/ilkes/article/view/472>. Date accessed: 06 july 2026. doi: https://doi.org/10.35966/ilkes.v17i1.472.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>